PROSES PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan interaksi antara
pendidik dengan peserta didik,untuk mencapai tujuan pendidikan ,yang
berlangsung dalam lingkungan pendidikan. Interaksi pendidikan berfungsi
membantu pengembangan seluruh potensi,kecakapan dan karakteristik peserta
didik,baik yang berkenaan dengan segi intelektual, sosial,dan afektif.
Perbuatan mendidik diarahkan pada pencapaian tujuan sekarang dan yang akan
datang,untuk kepentingan dirinya dan masyarakat,baik sebagai pribadi,warga
masyarakat ,maupun karyawan.
Proses pendidikan berlangsung dalam
lingkungan pendidikan yaitu lingkungan keluarga,sekolah,dan masyarakat. Orang
tua,guru,para pimpinan dan orang dewasa lainya dalam masyarakat,merupakan para
pendidik, karena mereka minimal berperan memberi contoh atau teladan kepada
anak-anak dan remaja. Guru merupakan pendidik formal, karena latar belakang
pendidikan,kepercayaan masyarakat kepadanya serta pengangkatanya sebagai
pendidik, sedang pendidik lainya merupakan in formal. Meskipun demikian peranan
para pendidik informal ini tidak kalah pentingnya dengan pendidik formal.
Pendidikan berlangsung disekolah,dalam
keluarga dan dimasyarakat. Faktor-faktor yang ada dalam masing-masing
lingkungan pendidikan tersebut berpengaruh terhadap proses dan hasil pendidikan.
Kemampuan profesional dan kinerja guru, mutu kurikulum,sarana –prasarana dan
fasilitas pendidikan,biaya,iklim dan pengelolaan sekolah sangat berpengaruh
terhadap proses pendidikan di sekolah. Keutuhan keluarga,kondisi
sosial-ekonomi,kepedulian orang tua terhadap pendidikan serta
perlakuan-perlakuan mereka kepada anak-anaknya sangat mendasari keberhasilan
anak-anak dalam pendidikan disekolah. Proses dan mutu pendidikan disekolah akan
baik bila didukung oleh mutu proses pendidikan yang baik pula dalam lingkungan
keluarga dan masyrakat.
Pendidikan berlangsung dalam tiga
bentuk,yaitu pengajaran yang lebih terfokus pada pengembangan segi-segi
intelektual,latihan pada segi-segi keterampilan dan bimbingan pada segi-segi
afektif. Pendidikan diberikan melalui bimbingan ,pengajaran dan latihan. Ketiga
diatas ,merupakan bentuk-bentuk utama dari proses pendidikan. Pendidikan
sebenarnya berfungsi mengembangkan seluruh aspek pribadi peserta didik secara
utuh dan terintergasi ,tetapi untuk memudahkan pengkajian dan pembahasan biasa
diadakan pemilahan dalam kawasan atau domain-domain tertentu, yaitu
pengembangan domain kognitif,afektif dan psikomotor. Bimbingan merupakan upaya
atau tindakan pendidikan yang lebih terfokus pada membantu pengembangan doamain
afektif, seperti pengembangan nilai, sikap , minat dan motivasi. Pengajaran
lebih terfokus pada pengembangan domain intelektual atau kognitif sedangkan
latihan pada domain psikomotor atau keterampilan. Ketiganya bisa dibedakan
tetapi tdiak bisa dipisahkan secara tegas. Untuk dapat memberikan pendidikan
yang baik,tidak cukup hanya menguasai materi atau bidang ilmu yang akan
diberikanya.
Para pendidik dituntut menguasai
dasar-dasar pemahaman tentang peserta didik serta cara-cara atau metode
mendidik. Dasar-dasar pemahan peserta didik serta faktor-faktor yang
mempengaruhinya.