Jumat, 08 November 2013

Artikel Pendidikan


PROSES PENDIDIKAN

Pendidikan merupakan interaksi antara pendidik dengan peserta didik,untuk mencapai tujuan pendidikan ,yang berlangsung dalam lingkungan pendidikan. Interaksi pendidikan berfungsi membantu pengembangan seluruh potensi,kecakapan dan karakteristik peserta didik,baik yang berkenaan dengan segi intelektual, sosial,dan afektif. Perbuatan mendidik diarahkan pada pencapaian tujuan sekarang dan yang akan datang,untuk kepentingan dirinya dan masyarakat,baik sebagai pribadi,warga masyarakat ,maupun karyawan.
Proses pendidikan berlangsung dalam lingkungan pendidikan yaitu lingkungan keluarga,sekolah,dan masyarakat. Orang tua,guru,para pimpinan dan orang dewasa lainya dalam masyarakat,merupakan para pendidik, karena mereka minimal berperan memberi contoh atau teladan kepada anak-anak dan remaja. Guru merupakan pendidik formal, karena latar belakang pendidikan,kepercayaan masyarakat kepadanya serta pengangkatanya sebagai pendidik, sedang pendidik lainya merupakan in formal. Meskipun demikian peranan para pendidik informal ini tidak kalah pentingnya dengan pendidik formal.
Pendidikan berlangsung disekolah,dalam keluarga dan dimasyarakat. Faktor-faktor yang ada dalam masing-masing lingkungan pendidikan tersebut berpengaruh terhadap proses dan hasil pendidikan. Kemampuan profesional dan kinerja guru, mutu kurikulum,sarana –prasarana dan fasilitas pendidikan,biaya,iklim dan pengelolaan sekolah sangat berpengaruh terhadap proses pendidikan di sekolah. Keutuhan keluarga,kondisi sosial-ekonomi,kepedulian orang tua terhadap pendidikan serta perlakuan-perlakuan mereka kepada anak-anaknya sangat mendasari keberhasilan anak-anak dalam pendidikan disekolah. Proses dan mutu pendidikan disekolah akan baik bila didukung oleh mutu proses pendidikan yang baik pula dalam lingkungan keluarga dan masyrakat.
Pendidikan berlangsung dalam tiga bentuk,yaitu pengajaran yang lebih terfokus pada pengembangan segi-segi intelektual,latihan pada segi-segi keterampilan dan bimbingan pada segi-segi afektif. Pendidikan diberikan melalui bimbingan ,pengajaran dan latihan. Ketiga diatas ,merupakan bentuk-bentuk utama dari proses pendidikan. Pendidikan sebenarnya berfungsi mengembangkan seluruh aspek pribadi peserta didik secara utuh dan terintergasi ,tetapi untuk memudahkan pengkajian dan pembahasan biasa diadakan pemilahan dalam kawasan atau domain-domain tertentu, yaitu pengembangan domain kognitif,afektif dan psikomotor. Bimbingan merupakan upaya atau tindakan pendidikan yang lebih terfokus pada membantu pengembangan doamain afektif, seperti pengembangan nilai, sikap , minat dan motivasi. Pengajaran lebih terfokus pada pengembangan domain intelektual atau kognitif sedangkan latihan pada domain psikomotor atau keterampilan. Ketiganya bisa dibedakan tetapi tdiak bisa dipisahkan secara tegas. Untuk dapat memberikan pendidikan yang baik,tidak cukup hanya menguasai materi atau bidang ilmu yang akan diberikanya.
Para pendidik dituntut menguasai dasar-dasar pemahaman tentang peserta didik serta cara-cara atau metode mendidik. Dasar-dasar pemahan peserta didik serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

8 komentar:

  1. artikel yang sangat menginspirasi, mksh.

    BalasHapus
  2. good.. terimakasih memberi pengetahuan buat saya

    BalasHapus
  3. Artikelnya menarik sekali untuk referensi bagi calon pendidik

    BalasHapus
  4. makasih atas postingannya... bagus... :)

    BalasHapus
  5. bagus artikelnya,, nambah ilmu banget,,
    ditunggu ya artikel slanjutnya,, :)

    kunjungi zuuliana.blogspot.com yaa,,,

    BalasHapus